Kamis, 03 September 2015
Gadis Rembulan
Duduk sendirian
Di temaram lampu bolam
Gadis rembulan
Paras menawan
Tampak dari kejauhan
Senin, 31 Agustus 2015
Gadis Kecil dan Tembok Raksasa
Nasi masuk tong sampah
Gadis kecil merintih
Lapar menyayat perih
Di balik tembok raksasa
Orang-orang berpesta
Rabu, 19 Agustus 2015
Jangan Menangis
Bukankah balon itu pilihanmu
Lihatlah, warnanya ungu
Persis seperti tas dan bajumu
Mendongaklah ke atas...
Jumat, 07 Agustus 2015
Warna Warni Rasa
Bagai si putih yang terbias menjadi mejikuhibiniu
Kelabu dan hitam pun telah menjadi satu
Melengkapi, mewarnai..
Laksana imajinasi yang terbang tinggi
Mengalir merebah manis getir hati
Pagi yang indah bersama senyum sang mentari..
Aku tetap berjalan dengan pilihan rasaku..
Warna warni bak pelangi pagi..
Wa
Sabtu, 04 Juli 2015
Rumah Kita
R U M A H K I T A
(oleh: Cak Nun)
Kita bukan penduduk bumi,
kita adalah penduduk syurga.
Kita tidak berasal dari bumi,
tapi kita berasal dari syurga.
Maka carilah bekal untuk kembali ke rumah,
kembali ke kampung halaman.
Dunia bukan rumah kita,
maka jangan cari kesenangan dunia.
Kita hanya pejalan kaki dalam perjalanan kembali kerumahnya.
Bukankah mereka yang sedang dalam perjalanan pulang selalu mengingat rumahnya dan mereka mencari buah tangan untuk kekasih hatinya yang menunggu di rumah?
Lantas, apa yang kita bawa untuk penghuni rumah kita, Rabb yang mulia?
Dia hanya meminta amal sholeh dan keimanan, serta rasa rindu padaNya yang menanti di rumah.
Begitu beratkah memenuhi harapanNya?
Kita tidak berasal dari bumi,
kita adalah penduduk syurga.
Rumah kita jauh lebih Indah di sana.
Kenikmatannya tiada terlukiskan,
dihuni oleh orang-orang yang mencintai kita.
Ada istri sholeha serta tetangga dan kerabat yang menyejukkan hati.
Mereka rindu kehadiran kita,
setiap saat menatap menanti kedatangan kita.
Mereka menanti kabar baik dari Malaikat Izrail.
Kapan Keluarga mereka akan pulang.
Ikutilah peta (Al Qur'an) yang Allah titipkan sebagai pedoman perjalanan.
Jangan sampai salah arah dan berbelok ke rumahnya iblis Laknatullah yaitu neraka
Kita bukan penduduk bumi,
kita penduduk syurga.
Bumi hanyalah perjalanan.
Kembalilah ke rumah.
Rabu, 01 Juli 2015
Purnama
Purnama kembali menyapa
Di tengah gusarnya suasana hati yang tak terduga
Terbesit bayang wajah
Bersama pesona <3<3 membuncah
Jumat, 12 Juni 2015
Bungkam
Tiap kebungkaman
Akan menyisakan rindu dalam diam
Tapi...
Jika terlalu lama membungkam
Tiada lagi rindu yang kan tersisa dalam diam
Salam rindu kepastian.
Aisyah El Fayruz
@istfun
Kamis, 11 Juni 2015
PASTA !
Mewarna senja dengan pastaPelangi kian semarak akan warna serupa
Bukan hanya tentang pesona pasta
Siratan makna banyak terkandung di dalamnya
Cantik...
Membungkam warna rasa dalam gelap plastik
Dan pasti akan indah...
Saat pasta mewarna kuncup yang merekah
Hingga semerbaknya menjadi buronan para perindu jua
Merah pasta mewarnai bibir
Meronakan pipi hingga senyum indah terpapar
Kuning pasta membungkuk seraya menghapus tabir
Hingga putih pasta terajut dalam bujur melingkar
Mengikat satu sama lain
Sabtu, 06 Juni 2015
Halaqah Cinta
Jumat, 01 Mei 2015
My May My Day
Sekarang bukan waktunya main² lagi, waktunya fokus..
Lupakan sejenak remah² dunia yang kian memupus..
Bahwa drama ini bukan hanya sekedar drama sirkus..
Dimana lupus membawa tawa terus menerus..
Ada kalanya harus tergerus arus..
Untuk kemudian melipir menjadi sosok yang benar² lulus..
Maju terus.. Menapaki jalan yang lurus..
Demi pembuktian cerita yang benar-benar serius..
Dan benar-benar layak untuk didongengkan terus..
Perjuangan dan harapan yang tak pernah pupus..
Biar menjadi saksi pembisuan akan status..
Aku dan sebuah drama sirkus.. :3
#dreams #mimpi #impian #harapan #do'a #dongeng #rintikhujan #perihujan <3
Senin, 09 Maret 2015
Hujan Harapan
Pagi yang indah dengan rintikan hujan yang menghias suasana. Duduk sendiri bersama sejuta lamunan yang meringkuk di angan-angan sembari menatap ke arah luar jendela. Bulir2 air hujan mulai saling berkejaran membentuk formasi apik sebelum kemudian membasahi tiap sudut pandang. Menyisakan sedikit tanah kering di bawah rindangnya pohon tua yang mengayomi pelataran.
Sabtu, 15 November 2014
Lembar kerinduan untuk ayah bunda*part2
Jumat, 14 November 2014
Lembar kerinduan
Sabtu, 19 April 2014
Dara dan Jingga
Karena dara tidak tahu
Entah mengenalnya atau tidak
Dara juga tidak tahu
Sudah ku bilang
Kamis, 14 April 2011
kehadiranmu..
mengisi setiap langkahku dengan senyumanmu
membawaku terbang jauh kedalam anganmu..
menerobos masuk kedalam kalbuku..
Sabtu, 09 April 2011
kebahagiaan yang benar-benar hidup
Jumat, 08 April 2011
mengapa harus ada cinta...
datang tiba-tiba..
dan tak pernah terduga..
merasuk dalam jiwa yang hampa..
menjelma sebagai malaikat pelipur lara..
tapi...
mengapa...??
mengapa harus ada cinta.
bila akhirnya harus membawa duka..
mengapa harus ada cinta..
bila nantinya hanya akan membuat sengsara..
dan mengapa...??
dalam cinta ada rindu...
mengapa harus tercipta rindu...
bila akhirnya hanya membisu...
apa sebenarnya cinta itu..???
mengapa cinta membuat rindu..
bila akhirnya hanya menoreh luka dihati yang pilu...
Takkan layu
kuayunkan langkah kakiku..
menuju setitik sinar harapan dalam hati yang pilu..
mencairkan seluruh kerinduan yang mendalam dalam kalbu..
Rabu, 16 Maret 2011
Sendiri...
Mencari secercah cahaya cerah
Berharap akan hadirnya kisah yang indah
Dalam jiwa yang kerap gelisah
Aku disini...
Sendiri...
Merenung akan hidup yang tiada arti
Mengenang kembali akan kelamnya sebuah memori
Yang kerap temani hari-hari sepi
Akankan ada pelangi dibalik awan hitam ini...
Akankah aku... seorang yang bukan siapa-siapa ini..
Bisa mendapat ketentraman hati
Angin....
Sampaikan pada-Nya...
Aku ingin damai dalam jiwa yang nyata.....
Kesucian Cinta..
terselip rasa ingin bersama
melewati pahitnya dunia dalam langkah..
yang menjuntai panjang dalam dada


